KUDUS, MTs NU Banat Kudus menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan lewat aksi bertema “Join A Global Movement For A Cleaner, Greener, Plastic Free World”. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 22 Agustus 2026, di Terminal Wisata Bakalan Krapyak, Kudus.
Sekitar 50 murid MTs NU Banat Kudus, Bapak/Ibu Guru, dan perwakilan wali murid ikut dalam aksi lingkungan ini. Kegiatan ini menjadi momen untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga mengajak generasi muda ikut berperan menciptakan lingkungan yang lebih bersih, hijau, dan mengurangi sampah plastik.
Sejak kegiatan dimulai, para peserta bergerak bersama untuk membersihkan area taman wisata Terminal Bakalan Krapyak. Murid, guru, dan wali murid bekerja sama memungut sampah yang ditemukan di sekitar kawasan itu.
Peserta tidak hanya memungut sampah, tetapi juga melakukan pemilahan sampah yang sudah terkumpul. Sampah dipisahkan berdasarkan jenisnya. Dengan begitu, peserta mendapat pengalaman langsung bahwa mengelola sampah bukan hanya soal membuang sampah di tempatnya. Peserta juga belajar memisahkan dan mengelola sampah dengan benar.
Kegiatan ini menjadi lebih bermakna karena ada edukasi lingkungan yang diberikan oleh Kepala MTs NU Banat Kudus, Ibu Nor Khusomah, S.P., S.Pd., M.Pd. Dalam penjelasannya, murid diajak untuk memahami masalah sampah di lingkungan sekitar. Mereka juga diajak untuk membangun kebiasaan sederhana yang memberi dampak positif pada kelestarian lingkungan.
Murid juga belajar tentang pentingnya memisahkan sampah dari sumbernya dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Kebiasaan membawa barang yang bisa dipakai ulang dan mengurangi plastik diharapkan menjadi bagian dari gaya hidup yang ramah lingkungan.
Dari Aksi Kecil Menuju Perubahan Besar
Aksi bersih lingkungan ini bukan hanya kegiatan membersihkan kawasan wisata. Kegiatan ini juga memberi ruang belajar nyata bagi murid. Mereka bisa melihat langsung masalah lingkungan dan mengambil tindakan nyata untuk mengatasinya.
Keterlibatan guru, murid, dan wali murid juga menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan membutuhkan kerja sama dan kesadaran bersama. Lingkungan yang bersih tidak bisa tercipta hanya oleh satu pihak. Kebiasaan dan partisipasi semua elemen masyarakat diperlukan.
Lewat gerakan “Join A Global Movement For A Cleaner, Greener, Plastic Free World”, MTs NU Banat Kudus terus mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya punya pengetahuan. Mereka juga ingin generasi itu punya kepedulian dan berani melakukan aksi nyata untuk lingkungan.
Dari Terminal Wisata Bakalan Krapyak, pesan sederhana kembali terdengar. Sampah adalah tanggung jawab bersama. Menjaga bumi bisa dimulai dari langkah kecil yang kita lakukan hari ini.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi pengalaman yang membekas bagi para murid untuk menerapkan perilaku ramah lingkungan, baik di madrasah, rumah, maupun di tengah masyarakat. Sebab, perubahan menuju dunia yang lebih bersih, hijau, dan bebas plastik dapat dimulai dari kebiasaan sederhana seperti memilah sampah, mengurangi plastik sekali pakai, dan tidak membuang sampah sembarangan.